Cognitive Fitness

Oleh: Roderick Gilkey and Clint Kilts

(Artikel ini adalah intisari dari artikel di Harvard Business Review edisi November 2008 dengan judul yang sama. Roderick Gilkey dan Clint Kilts adalah associate professor di Emory University di Atlanta)

Sebuah penelitian dibidang neuroscience menunjukkan bagaimana kita melatih otak agar tetap cerdas. Penelitian ini mengemukakan bahwa tidak ada alasan mengapa otak Anda dan saya pada umur 60 tahun tidak sebaik pada saat kita umur 25 tahun. Coba lihat bagaimana Socrates, Copernicus, dan Galileo yang masih berada di puncak kemampuan intelektual mereka pada saat berumur antara 60-70 tahun. Contoh lainnya lagi adalah para tokoh dunia saat ini, antara lain: Alan Greenspan, Warren Buffet, dan Sumner Redstone. Para tokoh ini memahami betul bahwa kemampuan otak adalah hasil dari apa yang disebut “Cognitive Fitness” – yaitu sebuah kondisi dimana kemampuan optimal memberikan argumen, mengingat, belajar, merencanakan, dan beradaptasi, dapat dilatih oleh sikap, gaya hidup, pilihan, dan latihan tertentu.

Semakin Anda memiliki kesehatan kognitif yang prima, maka Anda akan semakin baik dalam membuat keputusan, menyelesaikan masalah, menangani stres dan menghadapi perubahan. Cognitive Fitness akan membuat Anda menjadi orang yang semakin terbuka dengan ide-ide dan pandangan-pandangan baru. Ia akan memberikan Anda kemampuan mengubah perilaku Anda demi tercapainya cita-cita Anda.

Lalu, bagaimana Anda bisa memiliki kesehatan kognitif yang prima? Dengan mempelajari secara selektif dari penelitian terhadap neuroscience dan psikologi, maka berikut ini adalah 10 latihan praktis yang dapat Anda terapkan untuk melatihan otak Anda.

Manage by walking about. Tinggalkan ruangan dan meja kerja Anda menuju ke tempat-tempat yang tidak biasa Anda kunjungi, misalnya: kantin kantor, ruang produksi, dan gudang. Ini akan memperluas cakrawala berpikir Anda. Itulah sebabnya, beberapa orang jika memiliki masalah dan jalan buntu, mereka sengaja berjalan-jalan, dan tiba-tiba mendapatkan ide baru yang disebut ”aha” moment.

Read funny books. Humor membuat kita sehat. Bahkan sistem kekebalan tubuh kita sebenarnya sangat menyukai humor. Itu sebabnya buku-buku lucu membantu sistem cognitive kita.

Play Games. Cobalah permainan-permainan baru, misalnya: catur, bowling, bilyar, dan teka-teki silang. Dengan bermain, kemampuan otak kita berpikir menjadi lebih baik.

Act out. Cobalah peran-peran berbeda dalam hidup Anda, misalnya: menjadi bawahan, atasan, CEO, direktur, supplier, pelanggan, ayah, ibu, dan anak.

Find what you’re not learning. Cari tahu hal-hal apa yang belum pernah Anda pelajari. Jika Anda senang membaca buku biografi, cobalah baca buku lainnya, misalnya buku manajemen, novel, atau komik. Jika Anda senang membaca novel, cobalah baca buku motivasi, travelling, atau science. Buku-buku itu akan memperluas cakrawala berpikir Anda.

Get the most out of business trip. Kunjungilah tempat-tempat yang belum pernah Anda datangi, misalnya: museum, kebun binatang, atau teater.

Take notes-and then go back and read. Bawalah kertas kosong kemanapun Anda pergi, Jika ada hal yang menarik perhatian atau singgah di otak Anda, tuliskan pada kertas itu, lalu cari tahu lewat internet.

Try new technologies. Pelajari teknologi baru. Cari tahulah apa itu YouTube, Web 2.0, Flickr, dan slideshare.

Learn a new languange or instrument. Pelajari bahasa atau alat musik baru. Ini akan membantu Anda dalam meningkatkan kemampuan berpikir Anda.

Exercise, exercise, exercise. Otak Anda adalah bagian dari sistem tubuh yang bergantung satu dengan yang lainnya. Tubuh yang sehat akan mempengaruhi otak Anda, karena itu olah ragalah secara rutin.

Jika Anda melatih 10 latihan praktis diatas secara konsisten, maka menurut penelitian, ketika kita sudah berumur 60 tahun, kemampuan otak kita tetap seperti anak muda berumur 25 tahun.

Selamat berlatih!

Advertisement
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • Aleysius H. Gondosari  On February 16, 2009 at 3:07 am

    Thanks atas tulisannya yang inspiratif untuk menjaga otak tetap fit.

    http://www.BestIndonesiaGuide.com, http://www.22Vegetarian.com

  • Darma  On February 16, 2009 at 12:17 pm

    Tulisan Pak Berny mengingatkan saya pada Nintendo DS anak saya. Salah satu gamenya bernama brain age : a.l. ada matematika sederhana, mengikuti not balok, spelling, mengingat angka dlm sebuah table. Dilengkapi dgn score minimum, music, dsb. Sangat interactive !Di setiap akhir game dia selalu berpesan : practice more ! ( mungkin karena otak nya sdh mulai karatan…hehe )
    Jadi memang benar, otak harus dilatih terus.

  • Berny Gomulya  On February 16, 2009 at 7:00 pm

    Pak Darma,
    Sama dong Pak. Saya juga disuruh practice more! sama anak saya, kalau sedang maen game dengan dia hehehe… :-)

    Pak Aleysius,
    Mari kita terus melatih otak kita… Biar tetap awet muda hehehe… :-)

  • santi  On February 18, 2009 at 7:24 pm

    Dg melatih hal-hal di atas, insya Allah otak kita bs tetap awet muda ya.. Tentunya diimbangi olah raga dan pola makan sehat agar bs fisiknya jg tetap bs bertahan sampai tua… ;)

  • Berny Gomulya  On February 18, 2009 at 8:13 pm

    Betul Bu Santi.

  • fitness-video  On November 18, 2009 at 3:43 pm

    Wah..nggak nyangka ternyata ada hubungannya ya…thanks berat infonya, pak.


    Toko Video Online


    Jual Video Fitness


    Komunitas Muda-Mudi Kristen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.